• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Senin, April 20, 2026
Berita Pesantren Aktual dan Terpercaya - journalpesantren.com
  • Home
  • Nasional
  • Musik Religi
  • Pondok Pesantren
  • Sejarah
  • Pendidikan
  • Budaya
  • Jurnal
  • Misteri
  • Wisata Religi
  • Bahsul Masail
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Musik Religi
  • Pondok Pesantren
  • Sejarah
  • Pendidikan
  • Budaya
  • Jurnal
  • Misteri
  • Wisata Religi
  • Bahsul Masail
No Result
View All Result
No Result
View All Result

KELUARGA PANCASILA SEBAGAI KUNCI MENANGKAL RADIKALISME DI INDONESIA

Oleh: Inggar Saputra

Redaksi by Redaksi
Mei 8, 2025
0
0
SHARES
3
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Journalpesantren.com, Jakarta – Kita semua bersepekat Pancasila adalah dasar, ideologi, dan cara pandang hidup bangsa Indonesia. Sebagai dasar negara, kedudukan kelima sila ini menjadi pijakan dalam mengatur kehidupan bernegara di segala bidang kehidupan. Dengan Pancasila, kita percaya segala upaya merusak kedamaian di bumi Indonesia akan gagal karena adanya ketahanan ideologi yang kokoh. Sedangkan pandangan hidup, Pancasila adalah cerminan dari karakter manusia Indonesia yang memberikan arah menciptakan Indonesia yang lebih baik.

Konteks teori, Pancasila sudah menjadi pembelajaran wajib sejak sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Siswa dan mahasiswa diajarkan bagaimana mengenali sejarah Pancasila, kedudukan Pancasila di Indonesia dan praktek baik Pancasila. Sejak dicetuskan pertama kali oleh Bung Karno pada 1 Juni 1945, Pancasila mampu mempertahankan eksistensi keberadaan masyarakat Indonesia baik di dalam dan luar negeri. Ajaran universal yang menekankan ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah mufakat dan keadilan sosial mampu menjadi keseimbangan dalam menghadapi tekanan kapitalisme dan komunisme global.

Persoalannya kemudian sekarang Pancasila gagal dimofikasi dalam sistem pengajaran di institusi pendidikan di tengah zaman yang sudah berubah. Seringkali ditemukan Pancasila masih diajarkan dalam bentuk hafalan dan ceramah yang berlangsung searah. Ini membuat relevansi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari menjadi mudah hilang dari ingatan peserta didik. Padahal perkembangan zaman terus mengalami perubahan di era digital dan menuntut relevansi Pancasila dalam kehidupan keseharian manusia Indonesia.

BacaJuga

Bambang Pangestu Aldryan Terpilih aklamasi Pimpin PMI Jakarta Timur

Ditjen Bina Bangda kemendagri Perkuat integrasi PJPK Dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

Kondisi di atas perlu direfleksikan segenap elemen bangsa Indonesia, sebab Pancasila diharapkan dalam prakteknya mampu menjadi nilai universal yang bertumbuh dan berkembang nyata dalam kehidupan manusia Indonesia. Pancasila harus bisa menjadi kunci bagi setiap manusia Indonesia menjalankan aktivitas keseharian. Misalnya menghadapi merebaknya aksi terorisme di Indonesia yang berlangsung nyata dan melanda generasi muda. Laporan I-Khub BNPT Counter Terrorism and Violent Extremism Outlook Tahun 2024 menjelaskan interaksi online menyebabkan generasi muda rentan dimanfaatkan kelompok ekstremis untuk melakukan radikalisasi online.

Realitas itu mengajarkan kita bagaimana di era media sosial, Pancasila harus mampu menjaga anak muda Indonesia dari paparan buruk era digital. Bagaimanapun terorisme merupakan bentuk ancaman nyata bagi kehidupan masyarakat Indonesia. Kita perlu merespons terorisme dengan mendorong terciptanya keluarga Pancasila di setiap rumah masyarakat Indonesia. Sebuah keluarga yang mengajarkan praktek baik terhadap nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah mufakat dan keadilan sosial. Para orang tua sebagai pilar pertama kehidupan anak perlu diarahkan bagaimana memberikan nilai universal itu dalam interaksi sosialnya.

Keluarga Pancasila adalah sebuah keluarga yang dalam kesehariannya melibatkan interaksi sosial berlandaskan nilai Pancasila. Setiap agama mengajarkan kedamaian, kasih sayang, cinta, amal saleh, peduli dan percaya. Tak ada agama yang mendidik pemeluknya mengajarkan permusuhan, kekerasan dan kebencian. Untuk itu, orang tua adalah guru pertama dalam kehidupan anaknya yang perlu mengembangkan nilai kebaikan itu dalam interaksi di rumah. Sebab orang tua adalah sosok teladan dan dihormati anak dalam kesehariannya. Perlu ada penekanan bagaimana terorisme adalah tindakan buruk yang dibenci agama karena melanggar nilai suci dan keyakinan kebaikan dalam beragama.

Tak ada kemanusiaan dalam terorisme, sebab pelaku terorisme sudah tak memandang manusia sebagai jiwa yang perlu diselamatkan nyawanya. Pelaku terorisme atas dasar nafsu dan kesesatan telah kehilangan sifat naluriah sebaga.

(Kelana peterson) Ig;@kelana luntang lantung

Previous Post

Presidium Mafindo: Lansia Butuh Ruang Aman dan Setara di Dunia Digital

Next Post

Color of Indonesia Kirim Delegasi Global Islamic School Ke “Powerful Daegu Festival 2025” Persembahkan Tari Kreasi Berbasis Tradisi Batak Toba

Related Posts

Bambang Pangestu Aldryan Terpilih aklamasi Pimpin PMI Jakarta Timur
Nasional

Bambang Pangestu Aldryan Terpilih aklamasi Pimpin PMI Jakarta Timur

by Redaksi
April 19, 2026
0

  journalpesantren.com JAKARTA - Musyawarah Kota (Musko) PMI Kota Jakarta Timur menetapkan Bambang Pangestu Aldryan sebagai Ketua PMI Jakarta Timur...

Read more
Ditjen Bina Bangda kemendagri Perkuat integrasi PJPK Dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

Ditjen Bina Bangda kemendagri Perkuat integrasi PJPK Dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

April 16, 2026
Kontribusi Besar ke Ekonomi UMKM Jadi Fokus Sinergi Pusat dan Daerah

Kontribusi Besar ke Ekonomi UMKM Jadi Fokus Sinergi Pusat dan Daerah

April 12, 2026
Merdeka lahir – Batin : Pancasila Sebagai ideologi kerja Generasi Muda

Merdeka lahir – Batin : Pancasila Sebagai ideologi kerja Generasi Muda

April 10, 2026
KKP Stop aktivitas 6 Perusahaan Tanpa Izin PKKPRL Di Pantura Tegal

KKP Stop aktivitas 6 Perusahaan Tanpa Izin PKKPRL Di Pantura Tegal

April 7, 2026
Next Post
Color of Indonesia Kirim Delegasi Global Islamic School Ke “Powerful Daegu Festival 2025” Persembahkan Tari Kreasi Berbasis Tradisi Batak Toba

Color of Indonesia Kirim Delegasi Global Islamic School Ke “Powerful Daegu Festival 2025” Persembahkan Tari Kreasi Berbasis Tradisi Batak Toba

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ada 10 Makam Keramat Di lampung

Ada 10 Makam Keramat Di lampung

Maret 28, 2022
Misteri Perjanjian Damai Antara Syekh Subakir Dengan Kyai Semar Gunung Tidar

Misteri Perjanjian Damai Antara Syekh Subakir Dengan Kyai Semar Gunung Tidar

September 9, 2023
Makam keramat Syekh Bela belu Dan Syekh Damiaking

Makam keramat Syekh Bela belu Dan Syekh Damiaking

Juli 14, 2023
40 hari Santri Baru .Antara iya dan Tidak .Ayo mondok Di PPDU

40 hari Santri Baru .Antara iya dan Tidak .Ayo mondok Di PPDU

Juni 27, 2022
Sejarah Berdirinya Pondok Pesantren Darul Ulum Seputih Banyak Lampung

Sejarah Berdirinya Pondok Pesantren Darul Ulum Seputih Banyak Lampung

Maret 27, 2022
Pon Pes Nurul Qodiri,Lampung Tengah ,Maju Bersama Untuk Nusantara

Pon Pes Nurul Qodiri,Lampung Tengah ,Maju Bersama Untuk Nusantara

Maret 30, 2022
Bambang Pangestu Aldryan Terpilih aklamasi Pimpin PMI Jakarta Timur

Bambang Pangestu Aldryan Terpilih aklamasi Pimpin PMI Jakarta Timur

0
Now Is the Time to Think About Your Small-Business Success

Spring Fashion Show at the University of Michigan Has Started

0
Now Is the Time to Think About Your Small-Business Success

The Top 10 Tech Events that You Don’ Want to Miss this Summer

0
Now Is the Time to Think About Your Small-Business Success

Sneak Peak: Best Smart Home Gadgets & Features of 2020

0
Now Is the Time to Think About Your Small-Business Success

This New Breakthrough Phone Camera Company Has Arrived

0
Now Is the Time to Think About Your Small-Business Success

Discover the Most Magical Sunset in Santorini

0
Bambang Pangestu Aldryan Terpilih aklamasi Pimpin PMI Jakarta Timur

Bambang Pangestu Aldryan Terpilih aklamasi Pimpin PMI Jakarta Timur

April 19, 2026
Menjaga Tradisi Etika Pesantren Salafiah di Tengah Arus Modernitas jadi kunci Pembentukan karakter Bangsa

Menjaga Tradisi Etika Pesantren Salafiah di Tengah Arus Modernitas jadi kunci Pembentukan karakter Bangsa

April 18, 2026
Peran Strategis Pondok Pesantren dan Pengakuan Resmi Ijazah Pesantren Salafiah

Peran Strategis Pondok Pesantren dan Pengakuan Resmi Ijazah Pesantren Salafiah

April 18, 2026
Nina Septiana Nugroho Dedikasi Sunyi Yang menguatkan Forwan indonesia

Nina Septiana Nugroho Dedikasi Sunyi Yang menguatkan Forwan indonesia

April 16, 2026
Ditjen Bina Bangda kemendagri Perkuat integrasi PJPK Dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

Ditjen Bina Bangda kemendagri Perkuat integrasi PJPK Dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

April 16, 2026
Halal Bi halal RT 04/RW 18 Duta Mekar Asri Berlangsung khidmat

Halal Bi halal RT 04/RW 18 Duta Mekar Asri Berlangsung khidmat

April 12, 2026

BERITA TERBARU

Bambang Pangestu Aldryan Terpilih aklamasi Pimpin PMI Jakarta Timur

Bambang Pangestu Aldryan Terpilih aklamasi Pimpin PMI Jakarta Timur

April 19, 2026
Menjaga Tradisi Etika Pesantren Salafiah di Tengah Arus Modernitas jadi kunci Pembentukan karakter Bangsa

Menjaga Tradisi Etika Pesantren Salafiah di Tengah Arus Modernitas jadi kunci Pembentukan karakter Bangsa

April 18, 2026
Peran Strategis Pondok Pesantren dan Pengakuan Resmi Ijazah Pesantren Salafiah

Peran Strategis Pondok Pesantren dan Pengakuan Resmi Ijazah Pesantren Salafiah

April 18, 2026
Nina Septiana Nugroho Dedikasi Sunyi Yang menguatkan Forwan indonesia

Nina Septiana Nugroho Dedikasi Sunyi Yang menguatkan Forwan indonesia

April 16, 2026
Ditjen Bina Bangda kemendagri Perkuat integrasi PJPK Dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

Ditjen Bina Bangda kemendagri Perkuat integrasi PJPK Dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

April 16, 2026
Halal Bi halal RT 04/RW 18 Duta Mekar Asri Berlangsung khidmat

Halal Bi halal RT 04/RW 18 Duta Mekar Asri Berlangsung khidmat

April 12, 2026

Syeih KH Ahmad Sodiq (Mbah Sodiq, Wali Sumatera)
KH.Ahmad chalwani, KH Ali mustofa, KH Umar Haris
(Mursyid Thoriqoh Qodiriah Wannaqsabandiyyah)
Berita Pesantren Aktual dan Terpercaya – journalpesantren.com

PT Journal Lintas Travel
Tanda Daftar Perusahaan No. AHU 014912,AH,01,30 Tahun 2022.
No. NIB 2104220056774

Kategori Populer

  • Bahsul Masail
  • Budaya
  • Jurnal
  • Misteri
  • Musik Religi
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Pondok Pesantren
  • Sejarah
  • Uncategorized
  • Wisata Religi

Berita Terbaru

Bambang Pangestu Aldryan Terpilih aklamasi Pimpin PMI Jakarta Timur

Bambang Pangestu Aldryan Terpilih aklamasi Pimpin PMI Jakarta Timur

April 19, 2026
Menjaga Tradisi Etika Pesantren Salafiah di Tengah Arus Modernitas jadi kunci Pembentukan karakter Bangsa

Menjaga Tradisi Etika Pesantren Salafiah di Tengah Arus Modernitas jadi kunci Pembentukan karakter Bangsa

April 18, 2026
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2022 www.journalpesantren.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Musik Religi
  • Pondok Pesantren
  • Sejarah
  • Pendidikan
  • Budaya
  • Jurnal
  • Misteri
  • Wisata Religi
  • Bahsul Masail

Copyright © 2022 www.journalpesantren.com